-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Banding Ditolak, Andrea Iannone Dijatuhi Hukuman 4 Tahun


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kita coba tengok dunia per-MotoGp-an yang mana kali ini berita yang akan dibahas akan tertuju pada pembalap asal Italia Yakni Andrea Iannone.

 

Sob, karir dari Iannone nampaknya akan segera berakhir. Ya, pria kelahiran Vasto, Italia, 9 Agustus 1989 tersebut baru-baru ini dijatuhi hukuman dengan pemberatan karena bandingnya ditolak oleh CAS.

 

Banding Ditolak, Andrea Iannone Dijatuhi Hukuman 4 Tahun
Sumber: aprilia.com

CAS sendiri merupakan lembaga Pengadilan Arbitrase Olahraga yang mana menjadi pengadil untuk kasus atlit-atlit olahraga dunia salah satunya atlit MotoGp.

 

Andrea Iannone yang sekarang berumur 31 tahun telah tersangkut kasus penyalahgunaan obat terlarang.

 

Sebelumnya ia sempat diberikan hukuman dengan waktu larangan tampil di ajang MotoGp selama 18 bulan.

 

Namun ia mengajukan banding dan bandingnya ditolak. Banding dari Iannone sendiri ditentang oleh lembaga WADA yakni Lembaga Anti-D0ping Internasional.

 

Iannone ditolak bandingnya karena tidak dapat membuktikan bahwa kandungan zat obat terlarang yang ada ditubuhnya bukanlah hasil ketidak sengajaan dari mengonsumsi daging yang sebelumnya ia utarakan.

 

Sebelumnya Iannone sendiri berujar bahwa tubuhnya mungkin mendapatkan zat terlarang karena hasil santapan daging di Malaysia pada November 2019 silam.

 

Adapun hukuman bagi Andrea Iannone seperti yang kami kutip dari tmcblog.com adalah sebagai berikut:

  • Andrea Iannone dikenai sanksi dengan jangka waktu empat tahun yang dimulai pada 17 Desember 2019.
  • Semua hasil kompetitif yang diperoleh Andrea Iannone dari dan termasuk 1 November 2019 hingga dimulainya skorsingnya akan didiskualifikasi, dengan semua konsekuensi yang diakibatkannya, termasuk penyitaan medali, poin, dan hadiah.

 

Dengan demikian, artinya Aprilia di MotoGp harus setidaknya mencari slot pengganti yang ditinggalkan oleh Andrea Iannone.

 

Well, terlepas dari itu semua, sebenarnya kasus ini sangat disayangkan. Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript