-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Arti Track Limit Warning Dalam Motogp


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai arti track limit warning dalam MotoGp.

 

MotoGp terus berinovasi termasuk dalam hal regulasi. Salah satu regulasi yang sebenarnya sudah sejak dulu ada dan mulai tahun 2020 ini ramai kembali adalah track limit warning.

 

Wah apa ya itu? Memang, kebanyak dari istilah dalam MotoGP ini menggunakan bahasa Inggris yang mana kita sebagai orang Indonesia masih sedikit tertutup dengan bahasa Inggris tersebut. Ya maklumi saja, Indonesia tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa induk maupun bahasa ibu, sehingga secara tradisional kita akan sulit memahami kalimat dalam bahasa Inggris tersebut.

 

Pengertian Track Limit Warning

Arti Track Limit Warning Dalam Motogp
Sumber: pertamax7.com

Bila kita terjemahkan dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia, track limit warning artinya adalah peringatan batas lintasan.

 

Ya peringatan ini diberikan oleh FIM MotoGP Stewards dan race direction kepada pembalap yang kedapatan melanggar batas lintasan.

 

Jadi pada lintasan balap MotoGP sendiri ada garis batas yang biasanya ditandai dengan garis berwarna putih.

 

Jika pembalap dan kedua ban motor pembalap berada di luar lintasan atau melebihi batas garis lintasan, maka peringatan ini biasanya akan muncul di dashboard pembalap.

 

Teknis Track Limit Warning

Di era sekarang, area pinggir yang berpapasan dengan lintasan terutama di area sekitar tikungan sudah mulai tidak lagi menggunakan rumput.

 

Sebagai gantinya, banyak lintasan menggunakan beton yang diberi cat misal hijau atau merah yang memberi tanda bahwa itu area luar dari lintasan.

 

Melakukan pelanggaran track limit berarti kedua ban pada motor ada di luar lintasan secara bersamaan demi mendapatkan keuntungan.

 

Hal tersebut tentu tidak adil bukan? Karena ada pembalap yang menggunakan lay out lintasan dengan tidak semestinya.

 

Track limit warning ini bukan hanya terjadi pada saat balapan saja. Saat latihan bebas dan saat kualifikasi pun jika si pembalap melanggar track limit, maka si pembalap dapat dikenai hukuman pembatalan waktu atau pembatalan lap.

 

Nah teruntuk saat balapan, jika si pembalap melanggar track limit, maka FIM MotoGp Stewards bersama race direction akan memberikan peringatan ke dashboard pembalap.

 

Arti Track Limit Warning Dalam Motogp
Sumber: pertamax7.com

Jika selama tiga kali berturut-turut pembalap melakukan pelanggaran track limit warning (terhitung dengan pelanggaran pertama), maka si pembalap akan diberikan hukuman yakni long lap penalty atau jika hingga akhir balapan si pembalap tidak melakukan long lap penalty, maka si pembalap akan dikenai hukuman penambahan waktu dan tentunya dapat mengubah hasil balapan MotoGp di serie tersebut.

 

Pelanggaran Track Limit Yang Tidak Dikenai Hukuman

Tidak semua kejadian track limit dapat dikenai peringatan dan hukuman (kecuali pada saat latihan bebas dan kualifikasi).

 

Pada saat balapan berlangsung, jika si pembalap melanggar batas lintasan atau track limit, maka si pembalap bisa saja tidak dikenai hukuman long lap penalty atau penambahan waktu.

 

Hal tersebut kembali lagi pada asas hukuman track limit yakni jika si pembalap memperoleh keuntungan dari melampaui batas lintasan.

 

Jadi jika si pembalap pada saat balapan harus keluar lintasan karena untuk menghindari motor lain yang terjatuh, atau untuk mengindari manuver pembalap lain yang dapat membahayakan dan si pembalap tersebut keluar lintasan dengan mendapatkan kerugian waktu, maka si pembalap tersebut berkemungkinan tidak dikenai hukuman.

 

Sebaliknya, jika ada pembalap yang memberikan manuver agresif dan membahayakan yang membuat pembalap lain harus keluar lintasan, maka pembalap yang bermanuver agresif dan membahayakan tersebut dapat dikenai hukuman long lap penalty.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript