-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

7 Tips Memilih Kunci Sock Yang Bagus dan Awet


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai tips memilih kunci sock yang bagus serta awet.

 

Kunci sock merupakan salah satu kunci yang cukup terkenal. Hal tersebut karena kunci sock ini bagaikan sudah menjadi tools yang wajib dimiliki atau tersedia pada bengkel-bengkel kendaraan maupun industri baik itu dalam skala kecil maupun besar.

 

7 Tips Memilih Kunci Sock Yang Bagus dan Awet
Sumber: tokopedia.com

Nah untuk kalian yang ingin membeli kunci sock lalu bingung untuk mencari kunci sock yang seperti apa sih yang bagus? Maka kita akan bahas dalam artikel ini.

 

Sebelumnya kita akan bahas sedikit mengenai kunci sock itu sendiri, dimana kunci sock sendiri merupakan singkatan dari kunci socket (soket) yang mana hal tersebut merujuk pada model dari kunci sok itu  sendiri yang dapat dibongkar pasang.

 

Beberapa kelebihan dari kunci sock diantaranya adalah kunci ini cukup bagus dalam masalah torsi serta cukup aman dalam membuka baut atau mur karena meminimalisir terjadinya slek atau dol pada kepala baut maupun mur (dengan catatan kunci socknya bagus).

 

Nah langsung saja kita bahas langsung, berikut tips dalam memilih kunci sock yang bagus dan awet:

 

1. Pilih Kunci Dengan Bahan Baku Chrome Vanadium

Yang pertama adalah usahakan pilih atau cari kunci dengan bahan baku chrome vandium dengan komposisi vanadium yang lebih dominan. Chrome vandium sendiri sudah terpecaya sebagai bahan baku yang berkualitas untuk berbagai kunci termasuk untuk kunci sock.

 

Nah untuk handle atau gagangnya, usahakan pula menggunakan bahan baku yang ditempa agar gagang atau handle-nya menjadi lebih kuat. Sebagai tambahan informasi, biasanya kunci berbahan baku chrome vanadium akan diidentifikasikan dengan tulisan “CR-V” atau “CRV” atau kadang ada juga yang menulisnya dengan “Chrome Vanadium”.

 

2. Pilih Kunci Yang Berstandarisasi

Tidak semua kunci memiliki standarisasi, dan tidak semua kunci import misal made in Japan atau made in USA memiliki standarisasi. Oleh karenanya, usahakan pilih kunci yang memiliki standarisasi minimal standarisasi dari industri Jepang (jika ada pakailah kunci dengan standar Eropa karena itu lebih baik lagi tetapi kemungkinan harganya akan jauh lebih mahal).

 

3. Pilih Ukuran Kunci Sesuai Kebutuhan

Kita tidak hanya bicara soal ukuran mata kunci misal ukuran 8 mm, 10 mm, dan seterusnya. Kita juga bicara mengenai ukuran drive hole serta ukuran kunci secara keseluruhan. Ingat, jika kita butuh kunci shock untuk kebutuhan bengkel mobil atau motor yang butuh torsi besar, maka usahakan gunakan kunci yang memiliki dimensi besar dan panjang (jangan yang pendek yang untuk kebutuhan rumah tangga karena itu akan buang-buang uang saja karena penggunaannya tidak tepat). Adapun ukuran-ukuran dimensi kunci sock adalah sebagai berikut:

  • 1/4 Inchi

Biasanya kunci sok yang menggunakan ukuran soket 1/4 merupakan kunci sok yang memiliki ukuran mata kunci yang kecil yakni mulai dari ukuran 5.5 mm hingga paling besar ukuran 14 mm. Kunci sok dengan ukuran ini biasanya diperuntukan untuk perkakas rumah tangga yang memang biasanya tidak membutuhkan baut yang ukurannya terlalu besar.

  • 3/8 Inchi

Ukuran soket 3/8 merupakan ukuran kunci sok yang jarang digunakan di bengkel karena ukurannya yang nanggung dan tentunya membuat pergantian (jika ada kerusakan pada salah satu mata kunci) jadi sedikit menyulitkan. Kunci sok dengan ukuran ini biasanya diperuntukan untuk ukuran mata kunci 7 mm hingga 22 mm.

  • 1/2 Inchi

Ukuran soket kunci yang ini cukup familiar di bengkel-bengkel. Hal tersebut karena biasanya ukuran kunci ini yang sering digunakan. Kunci soket dengan ukuran ini biasanya memuat mata kunci untuk ukuran 8 mm hingga ukuran 32 mm.

  • 3/4 Inchi

Selanjutnya ada ukuran 3/4 inchi yang mana ukuran soket ini terbilang besar dan biasanya digunakan untuk membuka roda pada mobil yang butuh ukuran kunci yang besar. Mata kunci yang biasanya dapat dimasukan pada soket ukuran ini adalah mulai dari ukuran 17 mm hingga ukuran 60 mm.

  • 1 Inchi

Terakhir ada ukuran 1 inchi yang jarang digunakan pada kendaraan bermotor seperti mobil dan motor karena ukuran soket 1 inchi digunakan untuk mata kunci berukuran 36 mm hingga ukuran 80 mm.

 

4. Pilih Model Mata Kunci Yang Benar

Setidaknya ada tiga jenis bentuk atau model mata kunci sock, mulai dari yang segi enam, segi delapan, hingga segi dua belas. Kunci sock dengan mata kunci berbentuk segi enam sangat bagus untuk meminimalisir terjadinya slek atau dol pada baut, mur, maupun pada mata kunci itu sendiri. Sedangkan kelemahan dari mata kunci segi enam adalah sudutnya yang cenderung sempit jadi kurang cocok untuk membuka baut dan mur dalam segi kecepatan (dengan catatan bahwa handle atau gagang kunci sock merupakan gagang kunci standar). Nah jika kalian penasaran dengan bentuk atau model mata kunci sock, maka simak di bawah ini:

  • Enam Sisi

Yang pertama adalah hexagonal atau segi enam. Mata kunci ini paling sering digunakan dan tentunya memiliki fokus untuk meminimalisir terjadinya slek, hanya saja kekurangan dari mata kunci ini adalah sudutnya lebih sedikit, tetapi dengan menggunakan handle ratchet, mata kunci ini tetap bisa digunakan untuk fokus kecepatan dalam membuka dan memasang baut atau mur.

  • Delapan Sisi

Selanjutnya ada mata kunci dengan sudut 8 sisi atau segi delapan atau double square. Mata kunci tipe ini cukup jarang ditemui dan salah satu kelebihan dari mata kunci ini adalah memberikan sudut yang lebih banyak sehingga dapat digunakan untuk mempercepat memasang dan melepas baut dan mur.

  • Dua Belas Sisi

Mata kunci dua belas sisi atau double hexagonal merupakan mata kunci yang sudut-sudutnya seperti yang terdapat pada kunci ring. Fokus mata kunci ini adalah mencari banyak sudut sehingga mempercepat (banyak sudut maka akan lebih banyak tawaran sudut kuncinya) kita dalam melepas baut dan mur, hanya saja kelemahan dari mata kunci ini adalah mudah slek atau dol baik pada mata kuncinya atau pada bautnya (terlebih jika bahan baku dari kunci shocknya buruk).

 

5. Pilih Handle Kunci Yang Cocok

Biasanya kunci sock yang satu paketan menawarkan model handle berbentuk L standar hingga yang berbentuk ratchet. Jika kita fokus pada torsi atau kekuatan, maka usahakan beli yang modelnya kunci L biasa. Jika kalian bingung dengan model-model handle kunci sock, coba baca beberapa modelnya di bawah ini:

  • Handel berbentuk L

Yang pertama adalah handel berbentuk L yang mana handel dengan jenis ini paling umum digunakan. Biasanya handle dengan jenis ini ada yang dapat digunakan pada dua ujungnya, tetapi ada juga yang hanya dapat digunakan pada satu sisi saja. Perlu diperhatikan bahwa handle ini ada yang menggunakan ball lock serta tidak. Jadi jika handle-nya menggunakan ball lock, maka usahakan mata kunci shock harus memiliki lubang pada bagian drive hole-nya sebagai tumpuan dari ball lock handle.

  • Handle T Sliding Bar

Handle yang satu ini biasanya digunakan untuk mur atau baut dengan torsi besar. Handle T sliding bar sendiri merupakan soket yang disambung dengan batang besi panjang yang jika digabung dengan mata kunci shock maka akan berbentuk seperti huruf T. Handle dengan jenis ini biasanya digunakan untuk membuka baut atau mur pada roda.

  • Handle Ratchet

Handle yang satu ini juga umum digunakan pada kunci shock. Hanya saja, handle yang satu ini berfokus pada kecepatan dalam membuka dan memasangkan baut. Dengan menggunakan handle ini, maka kita bebas menentukan sudut handle dalam pemasangan atau pelepasan baut dan mur tanpa perlu melepas kunci pada baut secara manual. Handle dengan jenis ini dapat diatur untuk putaran ke kanan atau ke kiri, dan ciri khas lain dari handle ini adalah memiliki suara saat handle diputar ke arah berlawan dari settingan yang kita gunakan.

  • Handle Extension Bar

Handle yang satu ini jika kita sederhanakan maksudnya adalah sambungan dan biasanya digunakan untuk menjadi sambungan bagi handle T sliding bar agar bagian pada handle T silidng bar menjadi jauh lebih panjang.

  • Handle Momen

Handle yang satu ini merupakan handle yang cukup kami sukai meski harganya mahal. Jika kita mencari akurasi dalam membuka dan memasang mur dan baut, maka handle ini cocok untuk tugas tersebut. Handle moment harus diatur terlebih dahulu mengenai torsi yang hendak digunakan (misal 5 Nm). Jadi jika kita setting handle pada ukuran 5 Nm untuk memasang mur atau baut, maka handle akan bekerja seperti handle kunci shock lain. Hanya saja, saat mur atau baut telah mengikat dengan torsi 5 Nm, maka handle momen ini akan bersuara (krek), pertanda baut atau mur yang dikencangkan telah sampai di torsi 5 Nm.

  • Impact Machine

Penggunaan impact pada soket mata kunci sok biasanya digunakan pada industri-industri yang modern seperti perakitan sepeda motor serta perakitan mobil. Impact sendiri terbilang cukup membantu dalam hal kecepatan memasang dan membongkar baut serta mur. Tetapi biasanya finishing dari pengencangan baut tetap dilakukan secara manual dengan menggunakan kunci sok dengan handle momen.

 

6. Pilih Kunci Yang Memiliki Merek

Maksudnya adalah pilih kunci sock yang sudah terkenal misal merek Bosch atau jika kita low budget dapat pilih produk dari Tekiro yang mana memiliki harga relatif murah namun memiliki kualitas yang dapat diandalkan. Merek sendiri kadang membuat kita bingung karena kadang ada kasus pemalsuan merek.

 

7. Gunakan Insting !!!

Yang terakhir dari kami adalah jika ternyata merek tidak terkenal lalu kita tidak tahu apakah kunci tersebut terbuat dari bahan apa, maka kita dapat gunakan insting kita yakni dengan cara memukul-mukulkan dengan perlahan besi (misal kunci motor/ mobil) ke kunci tersebut (usahakan kunci sock tersebut dalam kondisi tergantung atau sebagian besar badan kunci tidak tersentuh tanah atau benda lain). Jika ketika digantungkan ternyata suaranya padat dan sustansinya cukup “panjang” maka kemungkinan kunci itu berbahan baku bagus. Jika masih sulit, maka kita dapat gunakan indera pengelihatan kita yakni dengan melihat finishing dari kunci sock tersebut. Intinya jika kunci tersebut memiliki finishing yang rapih baik dari segi bentuk (halus) maupun cat, maka kemungkinan itu adalah kunci yang bagus. Sebagai tambahan, jika warna kunci sock-nya adalah silver atau chrome, maka perhatikan apakah chrome-nya mengkilap? Jika ternyata mengkilap dan kita bisa “ngaca” pada kunci tersebut, maka kemungkinan itu adalah kunci sock yang bagus (biasanya brand-brand ternama memiliki finishing yang sangat bagus sehingga kita dapat ngaca pada kunci tersebut serta kadang membuat kita tidak tega untuk menggunakan kunci tersebut hehe).

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript