-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Ukuran Roller Yamaha Aerox Biar Kenceng


 
Ukuran Roller Yamaha Aerox Biar Kenceng
Sumber: yamaha-motor.co.id

Satupiston.com  - Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai ukuran roller Yamaha Aerox biar kenceng.


Yamaha Aerox 155 merupakan motor yang menjadi tandem dari Yamaha Nmax 155. Aerox 155 dari Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) sendiri dibekali dengan mesin berkubikasi 155.1 cc yang sanggup mengeluarkan daya terbaiknya di angka 11 kW pada putaran 8000 rpm, sedangkan torsi terbaiknya adalah sebesar 13.8 Nm yang dimuntahkan pada putaran 6250 rpm.

Aerox 155 dari Yamaha ini memiliki desain yang cukup sporty dan tentunya cukup unik bila dibandingkan dengan motor metik kebanyakan.

Bicara soal urusan roller, Yamaha Aerox ini rupanya menggunakan roller dengan ukuran 13 gram.

Roller biasanya diukur berdasarkan satuan berat yakni gram. Roller sendiri merupakan komponen yang terdapat pada bagian CVT. Roller ini nantinya bekerja sama dengan vbelt dalam meneruskan putaran dari mesin menuju roda belakang.

Jika kita hendak melakukan ubahan pada roller, maka perhatikan beberapa acuan sebagai berikut:

Ganti roller dengan ukuran yang lebih ringan untuk mencari akselerasi (untuk keperluan tanjakan) dan ganti roller ke ukuran yang lebih berat untuk keperluan top speed (biar kenceng).

Jadi ukuran roller Yamaha Aerox biar kencang adalah dengan menggunakan roller berukuran di atas 13 gram (misalnya menggunakan roller berukuran 15 gram dan seterusnya).

Lakukan perubahan secara menyeluruh dan jangan disilang untuk mengindari terjadinya keausan yang signifikan pada area CVT motor.

Dan sebagai informasi tambahan, roller sendiri bisa dipakai sampai 25.000 Km, namun pada tiap 10.000 Km sekali harus dilakukan pengencekan.

Perlu diingat jika kita melakukan ubahan pada roller dengan kepentingan tertentu misalnya biar lebih kenceng (mengejar top speed), maka akan ada yang dikorban yakni akselerasi (kurang bertenaga di tanjakan), begitu juga sebaliknya.

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript