-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Ukuran Roller Xmax Biar Kenceng


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai ukuran roller Xmax biar kenceng.

 

Xmax merupakan motor dengan jenis transmisi automatic atau dapat kita katakan sebagai motor  metik.

 

Ukuran Roller Xmax Biar Kenceng
Sumber: yamaha-motor.co.id



Xmax sendiri dibekali dengan mesin berkubikasi 250 cc yang diracik oleh pabrikan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

 

Xmax menjadi “saudara kandung” dari Yamaha Nmax 155 karena secara desain kurang lebih sama yakni motor metik yang gendut. Namun dari segi kubikasi, Nmax masih di bawah XMAX, maka dari itu tidak salah jika Xmax dikatakan sebagai saudara kandung dari Yamaha Nmax 155.

 

Xmax sendiri menggunakan roller dan vbelt pada CVT untuk meneruskan putaran mesin menuju roda belakang.

 

Kurang lebih kinerja roller dan vbelt dalam CVT tersebut hampir sama dengan kinerja gear dan rantai pada sepeda motor non metik.

 

Nah untuk roller sendiri, biasanya ukurannya disebutkan berdasarkan satuan berat yakni gram. Adapun berat roller standar dari Yamaha Xmax sendiri adalah seberat 17 gram.

 

Nah jika kita hendak melakukan modifikasi pada area roller, maka gunakan prinsip di bawah ini:

 

Ganti roller dengan ukuran yang lebih ringan untuk mencari akselerasi (untuk keperluan tanjakan) dan ganti roller ke ukuran yang lebih berat untuk keperluan top speed.

 

Jadi ukuran roller Xmax biar kenceng adalah dengan menggunakan roller yang beratnya di atas 17 gram (contohnya menggunakan roller dengan berat 19 gram atau 20 gram).

 

Lakukan perubahan secara menyeluruh dan jangan disilang untuk mengindari terjadinya keausan yang signifikan pada area CVT motor.

 

Dan sebagai informasi tambahan, roller sendiri bisa dipakai sampai 25.000 Km, namun pada tiap 10.000 Km sekali harus dilakukan pengencekan.

 

Perlu diingat jika kita melakukan ubahan pada roller dengan kepentingan tertentu misalnya biar lebih kenceng (mengejar top speed), maka akan ada yang dikorban yakni akselerasi (kurang bertenaga di tanjakan), begitu juga sebaliknya.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript