-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Cara Pasang Piston Motor Yang Benar (Berdasarkan Tanda Titik, Panah, IN, dan Coakan)



Satupiston.com  - Assalamu’alaikum, kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai cara pasang piston motor yang benar.


Memasang dan membongkar piston ternyata tidak dapat sembarangan, piston pada ruang bakar yang berfungsi sebagai “pengkompresi” campuran bahan bakar dan menggerakan kruk as dapat bekerja dengan tidak benar jika posisi pistonya salah (kehilangan kompresi dan menurunkan performa sepeda motor).

Banyak yang bertanya mengenai cara pasang piston Mio Sporty atau maksud tanda titik pada piston Jupiter MX pada kami.

Jika ditanya seperti hal di atas, kami sendiri juga bingung karena kami belum pernah bongkar piston motor, dulu kami hanya sempat membongkar pasang piston pada mesin Kijang dan beberapa piston di mesin truk disel.

Nah kita coba bahas saja dalam artikel ini mengenai cara pasang piston yang benar. Langsung saja simak sub bab di bawah ini.

Cara Pasang Piston Motor Yang Benar

Pabrikan piston sudah mengakali piston agar dapat dipasangkan dengan tepat. Namun kadang kita kebingungan juga karena tiap motor memiliki perbedaan seperti perbedaan pada kontruksi mesinnya (ada yang mesin tidur dan ada yang mesin tegak).

Namun kendati begitu, kami akan coba jelaskan posisi pemasangan piston yang benar di bawah ini:

1. Pemasangan Piston Berdasarkan Tanda “Titik”

Cara Pasang Piston Motor Yang Benar (Berdasarkan Tanda Titik, Panah, IN, dan Coakan)


Dari apa yang kami ketahui, biasanya piston diberi tanda mulai dari titik, panah, hingga tulisan “IN”. Biasanya piston hanya menggunakan salah satu tanda saja dan tidak ketiga tanda tersebut dituliskan di atas kepala piston.

Jika tanda yang terdapat pada piston adalah tanda titik, maka posisi titik tersebut harus menghadap ke klep buang.

Klep buang sendiri biasanya memiliki dimensi katup yang lebih lebar dari klep input (ini berlaku untuk sepeda motor, untuk beberapa truk disel maka akan ada perbedaan).

Nah pada motor bebek sendiri, biasanya klep buang atau klep yang menuju knalpot ada di bagian bawah dari mesin. Namun sekali lagi, mungkin akan berbeda pada beberapa jenis motor.

2. Pemasangan Piston Berdasarkan Tanda “Panah”

Cara Pasang Piston Motor Yang Benar (Berdasarkan Tanda Titik, Panah, IN, dan Coakan)


Tanda panah pada kepala piston ini maksudnya adalah posisi panah tersebut harus menghadap ke arah klep output atau klep buang.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa klep buang memiliki diameter yang lebih lebar dari pada klep input. Dan biasanya motor dengan jenis mesin “tertidur”, posisi klep buangnya ada di bagian bawah.

Namun kembali lagi, mungkin pada beberapa jenis motor posisinya akan berbedam. Namun secara umum kurang lebih tanda panah berartikan seperti yang sudah kami sebutkan di atas.

3. Pemasangan Piston Berdasarkan Tulisan “IN”

Cara Pasang Piston Motor Yang Benar (Berdasarkan Tanda Titik, Panah, IN, dan Coakan)


Untuk piston yang kepala pistonnya ada tulisan “IN”, maka tanda tulisan tersebut harus dihadapkan pada klep input atau intake dari karburator atau dari injektor.

Klep intake atau input sendiri memiliki diameter atau dimensi yang lebih kecil dari klep output atau klep buang.

Biasanya pada motor bebek dengan kontruksi mesin tertidur, klep input atau intake ini ada di posisi atas.

4. Pemasangan Piston Berdasarkan Coakan

Cara Pasang Piston Motor Yang Benar (Berdasarkan Tanda Titik, Panah, IN, dan Coakan)


Faktanya ada piston yang tidak memiliki tanda sama sekali. Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor dan faktor yang sering muncul adalah tegerus oleh pemakaian.

Untuk piston yang tidak memiliki tanda, maka kita dapat menggunakan metode berdasarkan bentuk coakan.

Coakan pada kepala piston dapat kita hadapkan berdasarkan dimensinya. Maksudnya adalah coakan pada piston yang ukurannya lebih besar kita hadapkan pada klep ouput atau klep buang, sedangkan coakan yang lebih kecil kita hadapkan pada klep input atau intake.

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript