-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Spesifikasi Kawasaki Z1000



Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai spesifikasi dari Kawasaki Z1000.


Z1000 dari Kawasaki merupakan motor dengan jenis naked yang mana desainnya sangat macho dan tentunya jadi motor idaman pada kaum adam.

Nah untuk kalian yang penasaran dengan detail dari Kawasaki Z1000, maka simak saja artikel kami sampai habis.

Harga Kawasaki Z1000

On the road Jakarta, Kawasaki Z1000 dibanderol sekitar Rp. 349.000.000. Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh sebab itu pastikan harganya di dealer Kawasaki terdekat.

Pilihan Warna Kawasaki Z1000

Untuk urusan warna, Kawasaki Z1000 ini hanya tersedia dalam satu pilihan warna yakni warna hitam. Detail gambarnya silahkan simak di bawah ini:

Spesifikasi Kawasaki Z1000


Sumber: kawasaki-motor.co.id

Fitur Kawasaki Z1000

Pada sektor performa, Kawasaki Z1000 dibekali dengan beberapa fitur yakni:

1. Assist & Slipper Clutch

Berdasarkan feedback dari kegiatan balap, Assist & Slipper Clutch menggunakan dua jenis Cams (asstist cam dan slipper cam) untuk menggerakkan hub kopling dan plat operasi secara bersamaan atau terpisah. Dalam operasi normal, assist cam berfungsi sebagai mekanisme self-servo, menarik hub kopling dan mengoperasikan pelat bersamaan untuk mengompresi pelat kopling. Hal ini membuat total beban pegas kopling berkurang, menghasilkan tuas kopling lebih ringan saat mengoperasikan kopling. Ketika pengereman engine yang berlebihan terjadi, slipper cam ikut berperan sebagai akibat dari penurunan gigi cepat (atau penurunan gigi yang tidak disengaja), memaksa hub kopling dan plat beroperasi terpisah. Hal Ini mengurangi tekanan pada pelat kopling untuk mengurangi torsi-belakang dan membantu mencegah ban belakang meloncat dan tergelincir. Fitur balap ini sangat berguna saat sport riding atau mengendarai di trek.

2. Dual Throttle Valves

Sport bike tipe terbaru sering menggunakan bukaan throttle bore besar untuk menghasilkan tenaga tingkat tinggi. Namun, dengan throttle berdiameter besar, ketika pengendara tiba-tiba membuka throttle, respons torsi yang tidak dibatasi dapat menjadi kuat. Teknologi ini dirancang untuk menjinakkan respons engine tersebut, sekaligus meningkatkan kinerja. Pada model dengan katup throttle ganda, ada dua katup throttle di setiap silinder: katup utama, yang secara fisik terkait dengan grip throttle dan dikendalikan oleh pengendara. Yang kedua, dibuka dan ditutup oleh ECU, tepatnya mengatur aliran udara masuk untuk memastikan respons alami yang linear. Dengan lancarnya udara yang melewati throttle body, efisiensi pembakaran meningkat, begitu juga dengan power.

3. Economical Riding Indicator

Motor Kawasaki dapat mencapai efisiensi bahan bakar dengan menggunakan kontrol elektronik pengelolaan engine dengan ketepatan tingkat tinggi. Namun, konsumsi bahan bakar juga sangat dipengaruhi oleh penggunaan throttle, pemilihan gigi, dan elemen lainnya di bawah kendali Pengendara. Economical Riding Indicator berfungsi untuk menunjukkan kondisi konsumsi bahan bakar dalam jumlah rendah. Sistem terus memantau konsumsi bahan bakar, terlepas dari kecepatan kendaraan, kecepatan engine, posisi throttle, dan kondisi berkendara lainnya. Ketika konsumsi bahan bakar rendah pada kecepatan tertentu dan efisiensi bahan bakar tinggi, maka tanda "ECO" muncul di layar LCD panel instrumen. Jika Pengendara dapat mempertahankan tanda "ECO" tetap menyala, maka konsumsi bahan bakar dapat dikurangi. Kecepatan kendaraan dan kecepatan engine yang efektif dapat bervariasi tiap tipenya, tapi dengan memperhatikan kondisi yang menyebabkan tanda "ECO" muncul dapat membantu Pengendara meningkatkan efisiensi bahan bakar - cara praktis jika dalam perjalanan jauh. Selain itu, menjaga konsumsi bahan bakar yang rendah juga membantu meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

4. ABS

Sistem ABS Kawasaki menggunakan sensor roda depan dan belakang untuk memonitor kecepatan roda secara konstan. Jika informasi dari kedua sensor mengindikasi terjadinya penguncian roda, ECU ABS mengarahkan pompa yang ada di unit ABS untuk mengatur tekanan minyak rem (melepaskan dan menerapkan lagi tekanan sehingga kembali mendapatkan traksi) hingga operasi normal dilanjutkan. ABS menjamin kenikmatan berkendara yang lebih besar.

5. Horizontal Back-Link Rear Suspension

Suspensi belakang Uni-Trak tradisional Kawasaki dipasang secara vertikal berbeda dengan suspensi belakang Back-link Horizontal yang unit shock-nya nyaris horizontal. Pengaturan suspensi original milik Kawasaki ini menempatkan unit shock sangat dekat dengan pusat gravitasi sepeda motor, yang mengakibatkan sentralisasi massa. Dan karena tidak adanya unit penghubung atau shock yang menonjol di bawah swingarm menjadikan ruang depan knalpot menjadi lebih besar (ruang ekspansi gas buang yang terletak tepat di hulu peredam). Dengan ruang depan knalpot yang lebih besar, volume peredam dapat dikurangi, dan komponen knalpot yang berat dapat terkonsentrasi lebih dekat ke pusat motor yang menciptakan sentralisasi massa, sehingga handlingnya menjadi lebih baik.  Manfaat lainnya adalah shock unit ditempatkan jauh dari pembuang panas. Hal ini membuat panas dari sistem pembuangan sulit untuk mempengaruhi oli suspensi dan tekanan gas, sehingga kinerja suspensi lebih konsisten.

Spesifikasi Z1000

Untuk urusan spesifikasi, Z1000 kurang lebih memiliki spesifikasi sebagai berikut:

Mesin
Jenis Mesin    
Liquid-cooled, 4-stroke In-Line Four
Sistem Pengapian      
Digital
System Final Drive Type        
Chain
Kopling           
Wet multi-disc, manual
Power Maksimum      
104.5 kW {142 PS} / 10,000 rpm
Torsi Maksimum        
111.0 Nm {11.3 kgfm} / 7,300 rpm
Diameter x Langkah  
77.0 x 56.0 mm
Volume Silinder         
1,043 cc
Sistem Katup  
DOHC, 16 valves
Sistem Pengapian      
Fuel injection: ø38 mm x 4 with oval sub-throttles
Perbandingan Kompresi        
11.8:1
Transmission  
6-speed, return
Primary Reduction Ratio       
1.627 (83/51)
Final Reduction Ratio
2.867 (43/15)
Kaki-Kaki dan Dimensi
Suspensi Depan          
ø41 mm inverted fork with compression and rebound damping and spring preload adjustability
Suspensi Belakang     
Horizontal Back-link, gas-charged shock with rebound damping and preload adjustability
Rem Depan    
Dual semi-floating ø310 mm petal discs
Rem Belakang
Dual radial-mount, monobloc, opposed 4-piston
Roda Depan   
120/70ZR17M/C (58W)
Roda Belakang           
190/50ZR17M/C (73W)
Panjang x Lebar x Tinggi       
2,045 x 790 x 1,055 mm
Trail    
24.5° / 101 mm
Jarak poros roda        
1,435 mm
Jarak ke Tanah           
125 mm
Berat  
221 kg
Kapasitas Bensin        
17 litres


Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript