-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Motor Minerva Buatan Negara Mana?


 
Motor Minerva Buatan Negara Mana?
Logo Minerva. Sumber: medcom.id

Satupiston.com – Assalamu’alaikum, kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai motor Minerva.


Yups, adalah Minerva yang sempat menjadi motor yang cukup banyak dilirik, namun pada akhirnya harus menyerah juga di pasar motor Indonesia yang sudah “diinvasi” oleh pabrikan motor dari negara Jepang.

Meski pabrikan Minerva sudah tutup, namun tidak berarti penjualan motor bekas dari pemiliknya terhenti begitu saja.

Faktanya kami pantau cukup banyak motor Minerva bekas yang banyak diperjual belikan di beberapa forum salah satunya pada grup Facebook hingga Kaskus.

Nah mungkin dari kita ada calon buyer atau calon pembeli yang hendak membeli motor Minerva bekas namun masih bingung sebetulnya motor Minerva itu dari negara mana? Buatan negara mana? Yuk simak artikel ini untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Sejarah Pabrikan Minerva

Dilansir dari infomotorsurabaya.blogspot.com, disebutkan bahwa sebetulnya cikal bakal dari pabrikan Minerva adalah Locin, tepatnya adalah PT. Loncin Penta Jaya Laju Motor Indonesia.

Locin sendiri dulunya adalah pabrikan motor yang menjual motor dari China yang mana eksistensinya harus “terbanting” oleh ketatnya persaingan dari motor-motor pabrikan Jepang.

Kemudian pada November 2007, merek dagang Locin secara resmi berganti nama menjadi Minerva dan diakuisisi oleh PT. Minerva Motor Indonesia. Alasan akuisisi ini adalah tentunya untuk mendapat hasil yang lebih baik dari sebelumnya.

Setahun kemudian tepatnya pada tahun 2008, PT. Minerva Motor Indonesia menggandeng Sachs Fahrzeug-und Motorentechnik asal Jerman. Kerja sama yang dilakukan oleh pabrikan Minerva ini bertujuan untuk memperbaiki citra dari motor-motor Minerva yang sebelumnya kerap dianggap plagiat karena lahirnya Minerva R-150 yang mirip dengan Honda CBR 150 karbu CBU Thailand.

Motor Minerva Buatan Negara Mana?
Minerva R-150. Sumber: arenext07.worpress.com


Selang kerja sama yang dilakukan oleh Minerva dengan Sachs, maka pabrikan Minerva pun berubah nama menjadi MINERVA SACHS.

Motor Minerva Buatan Negara Mana?

Masih dilansir dari infomotorsurabaya.blogspot.com, kurang lebih tulisan yang menarik ada pada kutipan di bawah ini:

Motor Minerva itu buatan mana? Jerman, China Atau bahkan Indonesia, begitu banyak orang yang bertanya-tanya tentang sosok motor Minerva, Minerva sendiri dulunya adalah perusahaan sepeda motor di Jerman, tapi kemudian perusahaan itu bangkrut dan di beli oleh pengusaha dari China, jadi part mesin motor Minerva diimpor dari China dan sebagian buatan lokal, dan Minerva di rakit di Jonggol, Jawa Barat.

Nah Minerva sendiri merupakan merek dagang dari Indonesia (yang membawa citra Minerva dari Jerman) yang sebelumnya mengakuisisi merek dagang Locin.

Minerva sendiri banyak melakukan import bahan baku dari China meski ada sebagai bahan baku yang berasal dari Indonesia.

Selain dengan China, Minerva juga bekerja sama dengan Sach di Jerman, Migelli di Inggris, dan CPI Taiwan.

Kerja sama yang dilakukan dengan beberapa perusahaan di atas bertujuan pada”pembuatan desain” sepeda motor.

Contohnya saja Migelli 250 yang mana memang desainnya sangat mirip dengan motor-motor besar di benua Eropa.

Motor Minerva Buatan Negara Mana?
Migelli 250 RV. Sumber: id.priceprice.com


Selain itu, GTR 170 lahir karena kerja sama dengan CPI Taiwan.

Motor Minerva Buatan Negara Mana?
GTR 170. Sumber: bodats.wordpress.com


Kabar baiknya untuk serie R150 VX sendiri disinyalir merupakan desain yang dibuat di Indonesia (seperti layaknya Yamaha R25 yang didesain di Indonesia).

Motor Minerva Buatan Negara Mana?
Minerva VX 150R

Jadi intinya motor Minerva Buatan mana? Kita sederhanakan bahwa Minerva merupakan motor yang sebagian bahan bakunya terutama mesin diimport (dibuat) di China. Sisanya untuk urusan desain berasal dari Inggris, Taiwan, dan Indonesia. Indonesia sendiri hanya tempat perakitan dan penjualan.

Untuk era sekarang (tahun 2020-an), sudah banyak pabrikan motor Jepang yang membuat motor yang desainnya dibuat di Indonesia dan perakitannya juga di Indonesia. Hal tersebut lumrah untuk menekan biaya produksi.

Bedanya dengan Minerva apa?? Bedanya jika misal Yamaha, Honda, Suzuki, dan Kawasaki memiliki pabrikan induk di Jepang, maka Minerva tidaklah demikian.

Hal tersebut karena Minerva merupakan merek dagang di Indonesia dan tidak memiliki pabrikan induk di negara manapun (di Jerman sendiri sudah bangkrut).

Jadi untuk masalah desain seperti motor Migelli 250 dan GTR 170, pabrikan Minerva harus membuat kerja sama dengan pabrikan lain untuk mendapatkan desain dan tentu “formula” mesinnya.

Dapat dikatakan bahwa Minerva merupakan merek dagang dan perakit motor saja dan bukan pembuat motor dari nol.

Bagaimana Dengan Onderdil Motor Minerva?

Saat Minerva belum bangkrut, onderdil dapat dikatakan cukup susah dicari… jadi terbayangkan sekarang seperti apa?

Tapi untungnya sekarang sudah zaman online shop. Kita bisa cari onderdil Minerva di beberapa marketplace.

Dengan catatan bahwa yang kita cari onderdilnya adalah pesamaannya, karena untuk onderdil asli dari Minerva sendiri cukup susah dicari.

Nah untuk kalian yang hendak membeli motor Minerva bekas, jika kalian kurang “ahli” dalam mengoprek motor, maka motor Minerva ini tidak kami rekomendasikan karena kami rasa ke depannya motor ini bakal menuntut kita untuk melakukan perawatan secara ekstra.

Bagaimana Dengan Kualitas Motor Minerva?

Dengan harga yang kebanyakan di bawah 30 jutaan bahkan ada yang berharga 16 jutaan, maka kami rasa kualitasnya cukup sebanding.

Jangan bandingkan motor 150 cc berharga 16 jutaan dengan motor 150 cc seharga 30 jutaan, hal tersebut karena perbandingannya tidak apple to apple.

Oleh sebab itu kita gunakan frasa “ada rupa, ada harga”. Ya untuk harga seperti yang ditawarkan dimana harganya sangat murah maka kualitasnya pun tidak sebagus motor-motor jepang.

Biasanya yang menjadi masalah ada pada sektor kelistrikan dan pengapian. Hal tersebut karena pada umumnya motor-motor dengan “aura” China memiliki masalah pada sektor tersebut.

Soal tenaga? Lumayan lah 11-12 dengan motor-motor dari India seperti dari pabrikan Bajaj. Jika kalian membeli Minerva, maka jangan berharap motornya kencang-kencang. Karena dari beberapa penuturan pemiliknya, dikatakan bahwa Minerva ini cukup susah untuk diajak lari, apalagi diadu dengan motor dari pabrikan Jepang.

Idealkah Membeli Motor Bekas Minerva?

Cukup susah untuk menjawabnya, tapi untuk kalian yang mencari motor murah yang tidak sering menemukan macet, maka kami rasa membeli motor Minerva ini cukup ideal.

Perlu diingat lagi bahwa kemungkinan motor Minerva ini mudah rewel, jadi jika kita tidak begitu suka bongkar motor atau tidak suka bolak-balik ke bengkel, lebih baik tabung uangnya dan beli motor yang lebih bagus dan masih ada dealer-nya.

Kami tidak bermaksud memojokan suatu pabrikan atau memuji-muji suatu pabrikan lain. Kami bicara secara netral dan objektif.

Kami sendiri adalah mantan pengguna motor China dan sekarang menggunakan motor dari pabrikan Jepang.

Dari apa yang kami alami, kendala pada motor itu pasti ada… tapi perlu dingat mengenai “intensitas” kerusakannya.

Jika motor sering dirawat dan rutin diservice, kami rasa akan menjengkelkan jika motor tersebut masih rusak juga. Hal tersebut mungkin berbeda jika motor tidak pernah diservice, maka wajar kiranya jika motor menjadi rusak.

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript