-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

2 Bahaya Saat Touring Motor Seorang Diri



2 Bahaya Saat Touring Motor Seorang Diri


Satupiston.com – Assalamu’alaikum, kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai dua bahaya saat melakukan touring motor seorang diri.


Touring atau melakukan tur biasanya merupakan salah satu agenda yang sering dilakukan oleh beberapa kalangan bikers.

Touring sendiri biasanya dilakukan secara berkelompok melalui komunitas baik itu berupa klub dan kelompok motor lainnya.

Namun bagi alone rider atau orang yang mengendari sepeda motor seorang diri, touring juga kadang merupakan suatu agenda yang tidak dapat terlewatkan.

Banyak hal yang dicari dari aktivitas touring selain hanya sekedar menghabiskan waktu dan bensin.

Touring biasanya digunakan banyak orang untuk menghilangkan penat (refreshing), hingga mencari relasi dengan berkunjung ke tempat-tempat lain.

Touring biasanya dilakukan dengan jarak yang cukup jauh. Misal antar kota atau kabupaten, bahkan hingga antar provinsi hingga antar pulau (yang terekstrem tentu adalah touring antar negara.

Sama seperti aktivitas lain, touring juga tercatat memiliki bahaya non teknis (bahaya selain karena mogok atau kecelakan karena kondisi sepeda motor).



Dan kami catat, ada dua hal yang kadang membuat orang untuk malas melakukan touring. Apa saja??? Berikut kami paparkan dalam artikel ini.

“Dipalak” Oknum Polantas Nakal

Salah satu hal yang menjadi pertimbangan dalam melakukan touring terutama ketika dilakukan seorang diri adalah mengenai “dipalak” oknum polantas nakal.

Makna “dipalak” yang kami maksud adalah ditilang dengan memeras korbannya. Jadi kadang ada oknum polantas yang menilang pengemudi dan langsung menyuruh membayar nominal sekian ribu ke kantong pribadi polantas tersebut.

Jika  kendaraan kita memang melanggar aturan atau cara berkendara kita melanggar aturan, itu sih wajar ya (meski tindakan pungli tetap tidak dibenarkan).

Namun bayangkan jika kendaraan kita lengkap dan kita berkendara sesuai aturan, kemudian hanya karena pelat nomor kita bukan dari daerah yang sedang kita pijak, kita jadi harus kena tilang dengan dipaksa bayar d tempat.

Banyak kejadian seperti kronologi di atas, dimana tak jarang polantas pun mencari-cari alasan kemudian menakut-nakuti dengan penjara hingga denda yang besar jika diurus di pengadilan.

Tak jarang karena pengendara yang panik, jadinya mau saja untuk membayar sejumlah uang pada okum polisi tersebut.

Jika kalian berfikir ini adalah bualan semata, percayalah kami tidak sedang berbohong karena kami mengalaminya sendiri.

Dibegal Saat Tengah Touring

Ini cukup mengerikan ya dan semoga tidak menimpa kita semua. Untuk kita yang senang tur jarak jauh hingga memakan waktu berhari-hari, pasti terbayang satu hal yang cukup mengerikan yakni aksi pembegalan.

Pembegalan ini memang biasanya mengincar pengendara yang tengah seorang diri dan terlihat kelelahan (agar tidak mudah melawan).

Beberapa teman kami sendiri pernah mengalami pembegalan dan ironinya pembegalan tersebut dilakukan saat sore hari dimana jalanan pun masih terbilang ramai.

Nasib memang tak ada yang tahu, tapi aksi alone ride untuk melakukan touring dapat dikatakan berpotensi 2 kali lipat mengundang aksi begal dibandingkan dengan melakukan tur secara berkelompok.

 Oleh sebab itu jika jaraknya jauh dan kita tidak tahu medan, ada baiknya melakukan tur saat siang hari atau kita dapat melakukan tur secara berkelompok.

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.


Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript