-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Arti Motor Cruiser



Satupiston.com – Assalamu’alaikum, kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai arti motor cruiser.


Salah satu genre atau aliran desain motor yang cukup populer di Indonesia adalah motor cruiser. Uniknya, desain motor cruiser cenderung banyak dilihat namun banyak pula orang yang tidak mengetahui mengenai genre cruiser.

Jika ada pepatah yang menyebutkan “tahu muka tak tahu nama”, maka pepatah tersebut rasanya relevan dengan model atau genre motor cruiser.

Dimana banyak yang tidak mengetahui mengenai genre motor cruiser, namun sudah banyak yang pernah melihatnya.

Arti Motor Cruiser

Bila kita mencari terjemahan kata cruiser pada Google Translate, maka cruiser memiliki makna yakni kapal penjelajah atau bisa dikatakan juga sebagai kapal pesiar (diterjemahkan dari Bahasa Inggris).

Terjemahan via Google Translate tersebut cukup relevan, namun tak sepenuhnya benar. Dikutip dari Wikipedia.org, motor cruiser dimaknai sebagai berikut:

Motor Cruiser (sering kali disebut motor Harley) adalah jenis motor yang memiliki posisi mengemudi unik di mana posisi stang terletak lebih ke atas dari motor biasa, letak kursi yang rendah, dan peletakkan kaki yang sedikit memanjang. Posisi mengemudi ini menciptakan kenyamanan untuk perjalanan jauh. Rata-rata motor cruiser memiliki pengendalian yang terbatas dibanting motor biasa. Jenis motor ini diperkenalkan oleh Amerika Serikat pada tahun 1930an hingga tahun 1960an seperti Harley-Davidson, Indian, dan Excelsior-Henderson. Chopper adalah variasi modifikasi dari cruiser.

Dapat kita ambil benang merahnya bahwa motor cruiser merupakan motor yang dibuat untuk menjelajah jalanan aspal dengan jarak yang jauh (layaknya kapal pesiar yang mengarungi samudera dengan jarak yang jauh).

Ciri-Ciri Motor Cruiser

Posisi berkendara dari motor cruiser dapat dikatakan unik yang mana juga menjadi pembeda antara motor lain dengan motor cruiser.

Bila kita rujuk kembali Wikipedia, posisi stang dari motor cruiser berada lebihi tinggi posisinya dari jok motor pada umumnya. Namun bila kita berkata jujur, motor bebek, motor trail hingga beberapa motor sport pun posisi stangnya memang seperti itu (letaknya lebih tinggi dari jok).

Yang membedakan antara motor cruiser dan yang lainnya justrul terlihat dari posisi berkendaranya. Dimana memang letak stang lebih tinggi dari jok karena jok dari motor cruiser memang didesain agar lebih rendah (lebih dekat dengan aspal atau tanah).

Posisi kaki saat berkendara pun menjadi ciri khas motor cruiser, dimana motor cruiser menawarkan posisi kaki yang minim ditekuk/ lekukan ke belakang.

Jika pada motor sport kita harus menekuk lutut atau kaki hingga lebih dari 90 derajat, maka pada motor cruiser posisi kaki cenderung mendekati posisi lurus.

Yang kami pernah dengar, desain posisi berkendara pada motor cruiser adalah membuat pengendara “duduk dalam motor” dan bukan “duduk di atas motor”.

Motor pada umumnya membuat pengendara harus duduk di atas motor, sedangkan filosopi motor cruiser adalah membuat pengendara duduk layaknya di dalam motor (maksudnya adalah membuat pengendara berasa duduk di dalam mobil yang posisi berkendaranya lebih nyaman dari motor).


Contoh Motor Cruiser

Contoh yang paling banyak dilihat oleh orang Indonesia mengenai jenis motor cruiser adalah Harley Davidson yang memang seolah menjadi “bapak dari motor cruiser”. Namun selain Harley, masih ada beberapa motor lain yang menganut genre cruiser, salah satunya adalah Honda Rebel dan Honda Gold Wing.

Arti Motor Cruiser
Honda Gold Wing 1800


Metik-metik kekinian seperti Honda PCX 150 dan Yamaha Nmax 155 juga disinyalir mengusung aliran cruiser yang diaplikasikan pada motor metik (sebuah aliran yang terbarukan/ inovatif).

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.

sumber gambar: astra-honda.com

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

bola-bola susu murah

 


Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript