-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Penyebab dan Cara Atasi Karat Pada As Shock Depan Motor

 

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai penyebab karat pada as shock depan motor.

 

Bagi sepeda motor yang masih menggunakan shockbreaker depan model teleskopik dan bukan upside down, maka bagian as shock cenderung lebih panjang atau lebih mendominasi dari bagian tabung shock.

 

Artinya adalah bagian dominan dari shcok teleskopik adalah bagian asnya yang berbentuk besi kopong dengan balutan crome.

 

Biasanya bagian as shock ini jarang sekali terkena karat karena ya memang besi yang dibaluri dengan crome sulit untuk terkena karat.

 

Namun pada gambar di bawah ini, karat tersebut memang benar-benar ada dan dari pandangan kami cukup mengerikan juga saat as shock motor terkena karat.

 

Penyebab Karat Pada As Shock Depan Motor
Sumber: Facebook/ Verli


 

Nah loh?? Bagaimana ini? Mari kita bahas terlebih dahulu mengenai penyebab dari karat pada as shock tersebut.

 

Kira-kira kenapa ya? Dari pandangan kami, terlihat bagian karat pada as shock tersebut berbentuk baret-baret. Perlu diingat bahwa as shock dalam keadaan normal permukaannya sangat halus dan tanpa baret-baret.

 

Hanya ada dua kemungkinan, kemungkinan pertama adalah motor tersebut pernah jatuh dan membuat as shock baret atau as shock tersebut pernah coba diubah posisinya namun pengunci atau klem bagian bawah masih cukup mengunci dan kotor karena kerikil sehingga menyebabkan baret pada as shock.

 

Bila sudah karatan seperti itu bagaimana? Selama yang karatan dan yang baret tidak menyentuh langsung pada seal shock yang berada pada tabung shock, maka kita tidak perlu buru-buru untuk beli baru as shock motor.

 

Cukup amplas saja dengan amplas yang paling halus, kemudian gunakan skotlet untuk menutupi area yang berkarat. Ya sambil menutup yang “borok” sekalian modifikasi juga hehe.

 

Intinya selama ada masalah pasti ada jalan, namun kadang jalannya tidak terlihat dan kadang jalannya berliku.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.


Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript