★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Oli Motor Bocor, Coba Cek Tiap Baut Pada Mesin



Oli Motor Bocor, Coba Cek Tiap Baut Pada Mesin


Satupiston.com ­– Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai oli yang bocor pada sepeda motor.


Beberapa waktu lalu, motor kami mengalami kebocoran pada oli mesin. Bocornya memang tidak banyak, tapi tiap hari ada sekitar lima tetes oli yang jatuh ke lantai.


Beberapa waktu lalu, motor kami mengalami kebocoran pada oli mesin. Bocornya memang tidak banyak, tapi tiap hari ada sekitar lima tetes oli yang jatuh ke lantai.


Tetapi karena takut ada apa-apa, kami putuskan untuk mengecek sepeda motor kami yang kebetulan adalah Yamaha Byson tua kami hehe.

Kami sempat berfikir bahwa yang menyebabkan oli rembes dan bocor adalah dari seal perseneling, namun setelah dicek rupanya bukan berasal dari sana.

Kami curigai juga bahwa oli tersebut berasal dari rantai, namun sudah lama juga kami tidak memberikan oli pada rantai, atau minimalnya kami sempat mencuci motor dalam waktu dekat yang menyebabkan oli pada bagian rantai bisa mengalir tersapu oleh air.

Baut pembuangan oli juga masih aman dan kami tidak akan mencurigai packing blok mesin yang bocor atau rusak, kenapa? Karena kebetulan daerah kebocoran oli belum pernah dibongkar jadi nihil jika terjadi kerusakan pada packing.

Setelah dicek lebih lama, akhirnya ketemu penyebabnya. Penyebabnya adalah baut blok mesin bagian spull yang longgar.

Yang mengalami kelonggaran adalah pada bagian bawah, sehingga memungkinkan oli untuk mengalir disela-sela celah ulir baut blok mesin yang kurang kencang.

Hal tersebut diperparah dengan dalam jangka satu bulan, motor dalam kondisi standar samping sehingga selalu miring ke kiri, jadi kami rasa oli pun akan jauh lebih mudah untuk keluar dari daerah mesin motor.

Jika baut ada yang longgar, maka cara memperbaikinya cukup mudah. Yakni tinggal dikencangkan saja.

Kebetulan bautnya adalah baut dengan ukuran kepala 8 mm, jadi tinggal kami kencangkan saja dengan kunci T berukuran 8 mm.

Nah jika sekiranya ternyata bautnya hilang karena terjatuh di jalan, maka sebagai langkah darurat, maka kita bisa pindahkan baut yang berada di atas blok mesin (bagian blok kopling atau bagian spull) ke bagian bawah yang bautnya hilang.

Sekedar informasi tambahan, bagian blok mesin  bagian kiri pada sepeda motor manual diisi oleh spull kelistrikan, sedangkan bagian blok mesin bagian kanan diisi oleh sistem kopling.

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Tags:
Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript