★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Blunder YIMM Untuk Yamaha Byson

Blunder YIMM Untuk Yamaha Byson


Assalamu’alaikum.
Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai “Blunder YIMM Untuk Yamaha Byson”. 


Diibalik semua kesuksesan Yamaha Indonesia, tak menampik fakta bahwa Yamaha di Indonesia memiliki saingan berat dari satu negara induk Yamaha. Adalah Honda yang menjadi lawan sepadan penjualan dan perakitan sepeda motor bagi Yamaha di Indonesia. Terbukti dari beberapa laporan penjualan serta peta persaingan model sepeda motor dari kedua pabrikan tersebut yang seolah menggambarkan “perang sengit” yang tak terelakan.

Di  Indonesia, baik untuk segmen bebek, metik, naked, hingga sport, rasanya kedua pabrikan tersebut seolah berlomba-lomba dalam menampilkan produk terbaiknya demi memikat hati masyarakat Indonesia. Khusus untuk segmen motor sport new entry kelas 150 cc dengan gen “telanjang”, Yamaha gencar melakukan serangan untuk menguasai pasar model motor tersebut.

Di era kelahiran Mega Pro, Verza, hingga Cb150 R, nampaknya membuat Yamaha tak ingin tinggal diam melewatkan segemen tersebut sehingga melahirkan tandingan sepeda motor Honda tersebut dengan melahirkan Vixion, Scorpio, Byson, Xabre, hingga MT 15.

Teruntuk Yamaha Byson, rasanya sepeda motor ini yang cukup bisa dibilang bernasib “tragis”. Sempat menjadi buah bibir dan idola pada awal kemunculannya pada tahun 2010 dengan tampilan serba gembot (kala itu yang berani memberi ukuran kaki-kaki dan body gembot hanya ada di kelas 200 cc ke atas), namun di akhir seolah kehilangan “karisma” pada persaingan tahun 2015 ke atas. Keluarnya Yamaha Byson dalam peta persaingan motor sport new entry kelas 150 cc dengan gen “telanjang” ditandai dengan lahirnya Yamaha Byson Fi  pada tahun 2015 yang mengalami penurunan tajam dalam sisi penjualan.

Merangkum dari keluhan para owner Byson, apakah kiranya yang membuat Yamaha Byson mengalami penurunan penjualan hingga tagar menolak punah ramai ditebar pada grup-grup Yamaha Byson Indonesia? Berikut dugaan blunder YIMM untuk Yamaha Byson yang telah dirangkum oleh kami:

1. Kurang inovatif dan terlalu “nyaman”
Indikasi awal penurunan penjualan Yamaha Byson di Indonesia adalah ketika Yamaha Byson dengan sistem pengkabutan injeksi lahir. Alih-alih memperbaharui sistem yang dikeluhkan oleh pengguna Byson lawas yakni sistem pengereman dan akselerasi serta top speed yang seolah dikebiri. Yamaha justrul hanya memperbaharui sistem karbu menjadi injeksi serta mengubah beberapa tampilan, Nyatanya membiarkan halu-halu depan serta body dan kaki-kaki yang gembot sebagai modal utama malah membuat pesaing mudah untuk menikung serta Byson semakin ditinggalkan.

2. Menjadikan Yamaha Byson sebagai “anak tiri”
Mungkin sedikit kasar, namun inilah yang terjadi. Banyak yang berharap kedatangan Byson generasi kedua pada tahun 2015 lalu memberikan perubahan yang cukup masif. Namun faktanya, kejutan lahir dari “kakak” Byson, yakni Vixion Advance, Xabre hingga MT-15. Alih-alih mendapatkan pengguna baru Yamaha Byson, costumer justrul diberikan pilihan dilematis antara tetap membeli Byson dengan beberapa komponen yang “kalah” dalam segmennya atau membeli sepeda motor dari kompetitor. Pilihan rasional tentunya adalah memilih Byson, kompetitor, atau naik pangkat ke Vixion. Karena bila dirasa, range harga Byson menuju Xabre apalagi MT-15 kebilang jauh.

3. Konsep pembaharuan yang salah
Ini adalah blunder yang boleh jadi banyak diulas oleh beberapa penulis lain. Mengapa? karena ini memang sebuah fakta yang sulit dibantah. Disaat Vixion sudah terlebih dahulu berinovasi dengan tampilan badan yang agresif, lahirlah Byson generasi kedua yang seolah ingin menyaingi Vixion dengan baju, lampu utama serta buritan yang tajam. Dengan rentang harga yang berbeda jutaan rupiah tentunya pelanggan akan berfikir berulang kali untuk membeli Byson generasi kedua tersebut. Itulah sebabnya mengapa ketimbang Byson Fi, peredaran Byson karbu lebih banyak dimiliki oleh pengguna Byson. Byson karbu dipandang lebih memiliki konsep yang jelas dan sangat “touring bike” bagi penggunannya.

Nah itulah beberapa blunder dari YIMM untuk Yamaha Byson. Kita tunggu saja, bagaimana kelanjutan kisah ini, apakah akan ada Yamaha Byson generasi ketiga, atau Byson akan dipaksa punah karena kerasnya persaingan pada segmen sepeda motor “telanjang” 150 cc.

sumber: icalan01
Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Tags:
Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript