★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Pengertian Over Stroke Pada Mesin Kendaraan Bermotor



Over stroke merupakan suatu jenis kubikasi atau volume pada mesin kendaraan bermotor. Kita pahami bahwa mesin kendaraan berbentuk silinder tabung, sehingga untuk mengukur cc-nya diperlukan rumus volume silinder tabung.     Nah over stroke sendiri merupakan sebuah kata dalam bahasa Inggris yang bila kita terjemahkan dapat dimaknai sebagai langkah berlebih.



Assalamu’alaikum.
Kembali lagi pada artikel kami, kali ini kita akan membahas mengenai arti dari over stroke pada kendaraan bermotor.


Bagi kendaraan bermotor, tentu ada suatu “nyawa” yang membuat kendaraan dapat berjalan.

Nyawa tersebut dapat kita maknai sebagai mesin atau engine pada kendaraan. Ya, tanpa mesin pada suatu kendaraan bermotor, nampaknya kendaraan tersebut hanya seonggok rangka dan bodi yang tak dapat berjalan.

Bicara soal mesin kendaraan bermotor, ada satu jenis mesin kendaraan yang cukup familiar digunakan yakni over stroke.

Nah tahu tidak sob apa itu mesin over stroke pada mesin kendaraan bermotor?

Over stroke merupakan suatu jenis kubikasi atau volume pada mesin kendaraan bermotor. Kita pahami bahwa mesin kendaraan berbentuk silinder tabung, sehingga untuk mengukur cc-nya diperlukan rumus volume silinder tabung.

Nah over stroke sendiri merupakan sebuah kata dalam bahasa Inggris yang bila kita terjemahkan dapat dimaknai sebagai langkah berlebih.

Maksudnya adalah mesin dengan jenis over stroke memiliki langkah yang lebih besar ketimbang diameternya.

Jadi mesin over stroke memiliki langkah atau kedalaman yang lebih besar ketimbang diameter silindernya. Istilah lain mesin dengan jenis over stroke adalah under square.

Karakteristik dari mesin over stroke adalah galak pada putaran bawah hingga menengah, namun cenderung melempem pada putaran atas.
Contoh kendaraan yang menggunakan mesin over stroke  adalah Yamaha Mio (50.0 x 57.9 mm). Di sana terlihat bahwa diameter borenya adalah 50 mm dan panjang strokenya adalah 57,9 mm.

Dengan demikian mesin tersebut dimaknai sebagai mesin over stroke. Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini. Akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.
Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript