-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Pengertian Boring Motor, Yang Mana Ya?




Assalamu’alaikum.
Kembali lagi pada artikel kami, kali ini kita akan membahas mengenai pengertian dari boring pada mesin sepeda motor.


Sob, sebelumnya kita sudah membahas mengenai perbedaan antara oversize dan juga bore up pada mesin sepeda motor.

Nah dalam artikel tersebut, kami selalu menyebutkan tentang boring. Lalu yang dimaksud dengan boring itu yang mana ya? barang kali ada yang belum tahu, yuk kita bahas bersama.

Boring merupakan sebuah komponen pada mesin sepeda motor berbentuk silinder atau lingkaran tabung yang bersentuhan atau bergesekan langsung dengan komponen piston lebih tepatnya ring piston.

Jika kurang jelas, silahkan lihat gambar berikut:

Pengertian Boring Motor, Yang Mana Ya?
Gambar telah disunting. Sumber bukalapak.com

Boring
ditandai dalam tanda panah pada gambar di atas. Bila kita simak, ada bagian dari seonggok besi campuran di atas yang bentuknya menonjol dan seperti tabung lingkaran.

Nah benda tersebutlah yang dinamakan dengan boring. Boring ini terdapat pada blok mesin sepeda motor termasuk pada blok mesin mobil yang menggunakan piston.

Tugas dari boring adalah menjadi wadah atau rumah piston dalam melakukan aktivitas pembakaran.

Boring biasanya awet dan tahan lama selama perawatannya benar. Oleh sebab itu biasanya yang akan kalah atau aus terlebih dahulu adalah ring piston.

Namun jangan salah, jika perawatan yang tidak benar atau kita memakai boring aftermarket yang tidak berkualitas, maka kemungkinan boring akan cepat aus.

Nah boring ini lah yang sering dijadikan media oversize. Jadi diameter boring akan dibubut agar lebih luas agar dapat dijejali dengan piston yang lebarnya lebih besar.

Namun kosekuensinya adalah dinding boring menjadi lebih tipis dan rawan jebol. Jika boring sampai jebol, maka kemungkinan blok mesin akan ikut jebol dan biaya perbaikannya akan banyak karena harus membeli blok set mesin baru.

Oleh karenannya kita dituntut untuk bijak dalam melakukan oversize pada mesin sepeda motor kita.

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript