★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Imbas Virus Corona, Leasing Hentikan Penjualan Sepeda Motor

Imbas Virus Corona, Leaseng Hentikan Penjualan Sepeda Motor


Assalamu’alaikum.
Kembali lagi pada artikel kami, kali ini kita akan membahas mengenai imbas dari virus corona pada sektor penjualan sepeda motor.


Sob, virus corona di Indonesia sukses membuat sebagian daerah menjadi lumpuh karena menerapkan kebijakan karantina mandiri.

Tercatat sampai saat artikel ini diturunkan, kasus virus corona di Indonesia hampir menyentuh angka 2000 an (silahkan lihat datanya pada artikel berikut).

Banyak sektor perekonomian yang terhambat hingga mati suri tak terkecuali bagi sektor penjualan sepeda motor.

Kebetulan kemarin teman kami yang bekerja di salah satu leasing sepeda motor berkunjung ke rumah kami dan sedikit berbincang mengenai dampak atau imbas dari virus corona bagi leasing.

Sejauh ini disebutkan bahwa leasing tempat ia bekerja belum menerapkan libur khusus terkait virus corona, hanya saja leasing yang bersangkutan menghentikan aktivitas penjualan sepeda motor.

Jadi yang dilakukan hanya penarikan angsuran saja, bahkan dari bagian marketing financing pun dialih tugaskan untuk melakukan penagihan atau penarikan angsuran.

Hal tersebut dilakukan karena adanya kekhawatiran dengan situasi ekonomi terkini di Indonesia.

Banyak sektor yang lesu yang berdampak semakin tinggi juga risiko gagal bayar bagi pelanggan leasing.

Ya Alhamdulillah jadi praktik riba sedikit terhenti hehe. Oh iya jika ada yang bertanya leasing apa yang kami maksud, leasingnya tidak dapat kami sebutkan dengan gamblang karena terikat dengan privasi rekan kami.

Hanya saja leasing tersebut merupakan salah satu leasing terbesar di Indonesia dari segi penjualan atau perkreditan sepeda motor.

Klunya adalah member of ...... oh iya sob, sepertinya hampir setiap leasing hingga bank menghentikan aktivitas pembiayaan atau perkreditan atau penjualan secara angsur.

Hal tersebut karena kondisi saat ini yang tidak pasti dan risiko gagal bayar sangat tinggi. Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript