-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Alasan Mengapa Honda Beat Sering Dibully


 
Alasan Mengapa Honda Beat Sering Dibully
Sumber: https://www.astra-honda.com/product/beat

Assalamu’alaikum, kembali lagi pada artikel kami, kali ini kita akan membahas mengenai alasan mengapa Honda Beat sering dibully.


Bully atau perundungan merupakan suatu tindakan yang “menteror” psikis maupun fisik pada yang dirundung atau yang dibully.

Aksi bully atau bullying memang tidak terhindarkan dari budaya Indonesia zaman now, terbukti dari beberapa data yang menyatakan bahwa Indonesia masuk ke lima besar sebagai negara dengan tinggat bullying tertinggi di dunia.

Oleh karenannya maka tidak heran bila pada akun sosial media seperti Instagram hingga Facebook, banyak tulisan-tulisan warganet yang begitu pedas yang berujung pada perundungan atau bullying.

Di kelas otomotif sepeda motor, pasti kalian yang aktif di forum sepeda motor sudah tidak asing dengan salah satu jenis sepeda motor metik dari Astra Honda Motor yang sering kena bullying atau perundungan.

Jika kalian menjawab Honda Beat, jawabannya adalah benar adanya. Honda Beat merupakan suatu fenomenal, dimana selain karena tingkat penjualannya yang terbilang jawara di kelas metik kecil, Honda Beat juga memiliki sisi kelam sebagai salah satu sepeda motor yang sering kena bully.

Kira-kira apa gerangan alasan yang membuat Honda Beat sering dibully? Berikut kami sajikan beberapa alasan yang sering dilontarkan oleh netizen +62.

1. Dianggap Sebagai Motor Kelas Bawah Sejuta Umat

Salah satu alasan yang sering kami temui ketika ada orang yang mengujat Honda Beat adalah karena Honda Beat dianggap sebagai motor kelas bawah. Hal tersebut dikarenakan Honda Beat merupakan sepeda motor yang banyak digunakan di Indonesia. Namun sejujurnya bila kami berpendapat, masih banyak motor murah di bawah Honda Beat. Jadi alasan ini dapat kami bilang sebagai alasan yang cukup konyol dan cenderung dangkal.

2. Honda Beat Sering Bersuara Hemmmberrr

Sebetulnya lucu juga suaranya dan jika kami boleh akui, pertama kali kami menjumpai motor metik yang bersuara hemmberrr justrul bukan dari Honda Beat, melainkan dari motor metik lain. Hehe, memang bagi sebagian orang suara ini terbilang konyol dan menggangu, namun mau bagaimana pun yang namanya suara adalah hal relatif dan bila kami bandingkan dengan suara motor dengan knalpot racing, sepertinya knalpot racing pada mesin 1 silinder banyak yang lebih menggangu, terlebih apabila knalpotnya berjenis knalpot pendek.

3. Honda Beat Banyak Dimodif ThaiLook

Alasan lainnya mengapa Honda Beat sering dibully adalah karena banyak pengguna Honda Beat yang memodifikasi tunggangannya jadi Thailook dengan ban cacing sebagai ciri khasnya. Diketahui atau tidak, bahkan di Thailand yang menjadi negara pelopor konsep thailook, penggunaan ban cacing di sana tetap kena bully. Hal tersebut tentunya karena ban cacing untuk penggunaan motor harian merupakaan tindakan berlebihan yang terbilang kurang aman. Oh iya kenapa kami bilang Honda Beat banyak yang dimodifikasi jadi thailook? Alasannya adalah karena tadi, yakni Honda Beat menjadi jawara dalam penjualan motor metik kecil, jadinya populasi Honda Beat di Indonesia terbilang banyak. Dan banyaknya populasi tersebut berpeluang pula membuat banyak penggunannya memodifikasi Honda Beat jadi thailook.

4. Banyak Penggunannya Yang Mengatakan “Hobi Kami Mahal”

Yang terakhir adalah karena banyak dari penggunanya di jejaring sosial yang menggunakan jargon “Hobi Kami Mahal”, padahal jargon tersebut merupakan jargon sensitif yang berpotensi membuat kegaduhan. Percayalah, di atas langit masih ada langit. Tetapi sebetulnya bukan hanya pengguna Honda Beat saja yang sering menggunakan jargon tersebut, di forum motor lain juga banyak kami temui pengguna jargon tersebut.

Nah bila kita simak beberapa alasan di atas, terbukti bahwa kebanyakan aksi perundungan disebabkan adanya pemicunya yakni pengguna dari Honda Beat itu sendiri. Jadi kami sarankan untuk berperilaku secukupnya saja jika berinteraksi di media sosial.

Alasannya tentu karena warganet +62 terbilang galak-galak dan tak segan main bully kendati tak jarang yang melakukan perundungan di media sosial masih “bau kencur”.

Nah sebagai warganet yang budiman, kita juga dituntut untuk lebih bijak lagi jika melihat unggahan yang sensitif.

Percayalah, kelak lemparan batu akan mengenai wajah kita sendiri. Sebanyak apapun kita melempar hujatan, kelak akan ada orang lain yang balik menghujat kita.

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.
Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript