★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Kunci Shock Mahal Tidak Berarti Bagus



Kunci Shock Mahal Tidak Berarti Bagus


Assalamu’alaikum.
Kembali lagi pada artikel kami, kali ini kita akan membahas mengenai masalah kunci shock. Sob ada pepatah yang mengatakan bahwa ada rupa ada harga.


Maksudnya adalah semakin mahal suatu barang, maka semakin terjamin juga kualitasnya baik dari segi tampilan maupun dari segi performa.

Namun tidak selamanya demikian, nyatanya sistem cost atau harga tidak berjalam dengan sesederahana itu.

Ada banyak yang mempengaruhi sistem harga, salah satunya adalah ongkos pendistribusian hingga yang terparah mungkin ongkos penipuan haha (ngertikanya maksudnya).

Nah kami beberapa waktu lalu sempat membeli sebuah kunci shock berukuran 19 inchi. Sebetulnya tidak dapat disebut kunci shock sepenuhnya sih. Karena bentuknya bukan murni kunci shock.

Jadi awalnya kami pergi ke pusat perbelanjaan dan kami waktu itu benar-benar butuh sekali kunci tersebut (kami bergegas ketika sudah shalat maghrib).

Target awal adalah membeli kunci T merek Tekiro. Namun karena untuk ukuran 19 mm tidak ada dan untuk merek lain pun tengah kosong, jadi terpaksa deh beli kunci berbentuk L.

Nampaknya kunci ini diperuntukan untuk membuka baut roda mobil dan dilengkapi pula dengan penyongkel bannya.

Harganya terbilang mahal yakni Rp. 31.000 untuk satu buah kuncinya, namun ternyata harga tersebut tidak menjamin kualitasnya.

Bila dibandingkan dengan kunci T dari Tekiro, kami rasa cukup jauh kualitasnya. Karena kunci 19 mm yang kami beli nampak mudah sekali doll atau slek.

Sepertinya harga Rp. 31.000 tadi sekaligus membeli kunci dan penyongkel ban ya haha. Yasudah tidak apa-apalah. Jadi ini bisa dijadikan pembelajaran untuk kami dan untuk kalian.

Nah sob, sekedar info, kunci shock atau kunci T atau kunci apapun itu yang digunakan untuk membuka baut dan mur, idealnya terbuat dari campuran vanadium dan chrome.

Komposisinya pun harus lebih banyak vanadiumnya dan bukan chromenya. Vanadium ini yang bertugas membuat kekerasan pada kunci dan memberikan batasan torsi yang mampu diterima oleh kunci.

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini. Akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Tags:
Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript