-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Corona Menerjang, Jalanan di Kota Bandung Tampak Sepi



Corona Menerjang, Jalanan di Kota Bandung Tampak Sepi

Assalamu’alaikum.
Kembali lagi pada artikel kami, kali ini kita akan membahas mengenai jalanan di Kota Bandung yang nampak sepi setelah isu virus corona terus bergulir.


Sob terhitung sejak pemerintah pusat mengusulkan untuk meliburkan sekolah serta meliburkan beberapa bagian pekerja untuk meminimalisir penyebaran virus corona, terlihat bahwa ada perubahan yang cukup signifikan di jalanan.

Dari penelusuran kami yang kebetulan adalah pengangguran yang banyak acara, terlihat bahwa jalan di Kota Bandung dan sekitarnya terpantau cukup lengah padahal itu merupakan jam-jam yang biasanya sangat padat.

Kami berangkat dari Padalarang Bandung Barat menuju Pasteur Kota Bandung via Kota Cimahi dan pada batas kota kami melalui Jalan Rajawali serta saat pulang kami melalui Jalan Gunung Batu.

Sebetulnya kami malas keluar rumah karena memang kami jarang keluar rumah ditambah ada isu virus corona, kami jadi semakin malas keluar.

Kebetulan karena ada keperluan mendesak akhirnya kami paksakan untuk keluar rumah menuju Pasteur dengan sesegera mungkin.

Kami berangkat pada pukul 2 siang atau pukul 14.00 WIB. Pada area Padalarang dan Cimahi memang masih macet.

Namun kemacetan tersebut belum seberapa bila kami sudah melampaui batas kota di Jalan Rajawali Bandung.

Biasanya kami akan berjam-jam terjebak macet, apalagi bila lewat Jalan Soekarno Hatta – Jalan Moch Toha.

Namun untung kami tidak lewat sana. Namun yang menarik adalah ketika sudah mencapai Kota Bandung. Dimana biasanya akan ramai sekali kendaraan berlalu-lalang hingga membuat macet.

Pada kemarin hari, tidak terlihat adanya kepadatan yang berarti bahkan sampai kami pulang pun cenderung tidak ada macet kecuali jika ada insiden seperti tabrakan atau mau tabrakan di depan.

Cukup menyenangkan memang bila melihat situasi jalanan seperti itu, namun sayangnya jalanan lengang tersebut dibayang-banyangi virus mematikan yang cukup menakutkan.

Oh iya, buat kalian yang tidak ada agenda terlalu penting jangan keluar rumah loh ya. Risikonya terlalu besar.

Btw, kami mengapresiasi buat pekerja yang masih bekerja di bawah bayang-bayang virus ini. Apalagi pekerjaan tersebut menyangkut banyak orang semisal Polisi, Kurir, pegawai SPBU, petugas bank, dan lain sebagainya.

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript