-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★


Aki Motor Tidak Menyimpan Setrum, Kenali Penyebabnya !

 

Aki Motor Tidak Menyimpan Setrum, Kenali Penyebabnya !



Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai aki motor yang tidak menyimpan setrum.

 

Aki pada motor perannya cukup vital. Pasalnya, tiap komponen kelistrikan bodi membutuhkan asupan suplai daya listrik dari aki.

 

Aki sendiri fungsinya adalah untuk mengalirkan daya listrik pada komponen yang membutuhkan.

 

Selain itu, aki juga memiliki fungsi untuk menampung daya listrik yang sebelumnya dihasilkan oleh spull/ alternator dan dikonversikan arusnya oleh kiprok.

 

Baik dalam segi hal menyalurkan maupun menampung, keduanya sama-sama beraruskan listrik  DC atau satu arah.

 

Sama seperti komponen lain, aki pun juga punya masa pakai. Biasanya aki memiliki masa pakai minimal 2 tahun lebih.

 

Salah satu kerusakan pada aki sendiri adalah tidak dapat menyimpan setrum. Lalu apa penyebab dari aki yang tidak dapat menyimpan setrum?

 

Penyebab Aki Motor Tidak Menyimpan Setrum

Pada intinya, aki motor yang tidak bisa menyimpan setrum adalah aki motor yang sudah rusak pada bagian dalamnya, faktor utama dari aki motor yang tidak bisa menyimpan setrum adalah kurang perawatan hingga faktor usia pakai.

 

Jika kalian bertanya mengenai cara mengatasi aki motor tidan dapat menyimpan setrum, maka jawabannya adalah ganti dengan aki baru.

 

Sebab jika bagian dalam sudah rusak, maka kecil kemungkinan aki akan dapat berfungsi normal meski pun sudah diperbaiki di sana-sini.

 

Aki motor yang tidak dapat menyimpan setrum sendiri maksudnya adalah aki yang:

  • Ketika dilakukan recharge, maka tegangannya normal (12 volt), tetapi setelah dibiarkan dalam kondisi terpasang di motor, maka tegangan akan turun dengan sendirinya.
  • Ketika diberi beban misal starter atau lampu, maka akan dengan mudah drop atau soak.

 

Adapun beberapa penyebab dari aki motor yang tidak menyimpan setrum adalah sebagai berikut:

1. Faktor Usia

Hal pertama adalah karena faktor usia atau masa pakai seperti yang sudah kita singgung sebelumnya.

 

Aki sendiri minimal bisa tahan di angka 2 tahunan lebih, dan semakin lama digunakan, maka performanya akan kian berkurang.

 

Aki bukan komponen abadi, sehingga jika sudah ada tanda-tanda kerusakan seperti tidak dapat menyimpan setrum, maka kemungkinan aki sudah harus diganti dengan unit baru.

 

2. Membiarkan Tegangan Aki DI Bawah 10 Volt Dalam Jangka Waktu Lama

Yang kedua adalah membiarkan tegangan aki berada di bawah tegangan 10 volt dalam jangka waktu lama.

 

Untuk mengukur tegangan aki, kita harus menggunakan alat ukur misalnya voltmeter, multitester, dan lain sebagainya.

 

Jika aki kita ternyata bertegangan 10 volt kurang (normalnya 12 volt saat mesin mati), maka aki harus dilakukan recharge.

 

Jika tidak, maka kemampuan penyimpanan setrum pada aki akan semakin berkurang.

 

3. Membiarkan Aki Basah Kekurangan Air Zuur

Air zuur atau air aki pada aki basah perannya cukup penting. Oleh karenanya selalu periksa ketinggian air aki.

 

Jika kurang, maka segera isi dan jangan sampai kosong. Sebab dalam jangka waktu lama, bagian sel pada aki akan berjamur dan menyebabkan aki jadi tidak dapat menyimpan setrum.

 

4. Overcharge

Selanjutnya adalah pernah mengalami overcharge baik karena kerusakan kiprok (regulator) maupun pengisian daya menggunakan alat yang tidak sesuai spesifikasi aki (berlebihan).

 

Overcharge selain dapat membuat aki tidak menyimpan setrum, juga dapat membuat aki menjadi kembung.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel