-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

M*torpl*s Copas Artikel Dari Satupiston.com ???



M*torpl*s Copas Artikel Dari Satupiston.com ???


Satupiston.com – Assalamu’alaikum, kali ini kami sendikit ingin membuat artikel di luar konteks permotoran tapi lebih ke curhatan pribadi saja.


Bagaimana judul artikel ini sudah keren belum? Bukan bermaksud numpang tenar, tapi ini benar-benar tulisan yang dibuat atas kegelisahan kami.

Mungkin juga ini merupakan uneg-uneg dari beberapa blogger lain juga yang punya nasib sama dengan kami.

Copas sendiri merupakan singkatan dari copy dan paste yang artinya adalah salin dan tempel.

Dalam dunia blogging sendiri ada beberapa istilah dalam copy paste, mulai dari AGC (Auto Generated Content), yakni melakukan copas secara menjijikan dengan menggunakan tools atau script khusus sehingga mampu menyalin banyak artikel secara utuh dari suatu situs.

Selain cara di atas yang termasuk pada “jalur hitam”, ada pula cara yang masih dianggap baik dan sangat populer di kalangan penulis yakni copywriter, yakni menulis dengan rujukan dari salah satu situs. Singkatnya copywriter merupakan copas yang sudah diubah di sana-sini.

Sebenarnya copywriter masih dapat diterima, selama tentunya ada referensi rujukan yang dapat memberikan feedback pada referensi rujukan.

Kami sadari memang bahwa tulisan pada blog kami sangat receh dan mungkin infonya tidak bermanfaat sehingga seandainya di-copas-pun harusnya kami tidak keberatan.

Well, bukan bermaksud untuk “baperan” atau membesar-besarkan, kami juga sadar bahwa tulisan ini dapat berdampak buruk pada citra M*torpl*s maupun pada satupiston.com sendiri.

Tapi ada kalanya blogger kecil seperti kami untuk bicara dengan apa yang ada untuk dijadikan pembelajaran bersama termasuk penyadaran diri bagi kami.

Salah Satu Artikel Dari M*torpl*s Yang Identik Dengan Tulisan Satupiston.com

Berawal dari kami yang menemukan snippet dari Google Search Engine sebagai berikut:

M*torpl*s Copas Artikel Dari Satupiston.com ???



Kami sempat kira bahwa Google mengalami kesalahan dengan  cuplikannya, karena cuplikan tersebut serupa dengan tulisan kami.

Sebagai perbandingan, kami sempat membuat artikel dengan isi sebagai berikut:

Tulisan Satupiston.com

Satupiston.com – Assalamu’alaikum, kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai letak nomor rangka dan nomor mesin dari motor Nmax.

Nmax merupakan skuter metik gembot dari Yamaha, motor Nmax sendiri merupakan motor yang tengah tren saat artikel ini ditulis.

Ya bayangkan saja, segmen street fighter yang beberapa tahun menjamur seolah termakan oleh tren dari skuter metik bongsor dari Yamaha Nmax.

Penjualan Yamaha Nmax ini memang terbilang cukup fenomenal, mungkin masyarakat Indonesia sudah mulai jenuh juga ya dengan motor street fighter 150 cc ataupun dengan motor metik yang desainnya itu-itu saja.

Makanya, ketika Yamaha Nmax ini muncul seolah menjadi angin segar bagi masyarakat yang menyukai motor stop and go tetapi dengan penampilan yang lebih garang.

Kembali pada topik pembahasan yakni soal nomor rangka dan nomor mesin dari Yamaha Nmax. Nomor rangka dari Yamaha Nmax terletak pada bagian besi di bagian ujung bawah jok.

Jadi nomor rangkanya seperti nomor rangka pada motor metik kebanyakan. Sedangkan nomor mesin dari Yamaha Nmax terletak pada bagian mesin atau bagian CVT.

Yang membedakan nomor mesin dari Nmax dengan nomor mesin dari skuter metik lain adalah letaknya. Dimana Nmax ini letak nomor mesinnya dekat dengan kipas pada bagian CVT, sedangkan pada motor metik lain biasanya nomor mesinnya terletak pada bagian ujung CVT.

Nomor rangka dan nomor mesin sendiri merupakan kombinasi huruf dan angka, artinya jika pada bagian yang telah disebutkan tadi terdapat sekumpulan huruf dan angka, maka dapat disebutkan bahwa sekumpulan huruf dan angka tersebut merupakan nomor rangka dan nomor mesin.

Untuk lebih memastikan, silahkan samakan saja nomor mesin dan nomor rangka yang terdapat pada STNK dengan nomor mesin dan nomor rangka yang terdapat pada sepeda motor.

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini. Akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.

Kemudian kami bandingkan dengan salah satu tulisan dari  M*torpl*s sebagai berikut:

Tulisan M*TOR Pl*s-*nline.com

M*TOR Pl*s-*nline.com - Saat membeli motor salah satu hal yang penting yaitu mengecek nomor rangka dan nomor mesin.

Kedua nomor tersebut harusnya sama dengan STNK.

Tapi banyak juga nih pemilik NMAX yang enggak tau posisi nomor rangka dan nomor mesin.

Biar engga bingung lagi,  M*torpl*s  bakal kasih tau brother letaknya nih.

Nomor rangka, Yamaha NMAX terletak pada bagian besi dibagian ujung bawah jok.

Sedangkan nomor mesin Yamaha NMAX terletak pada bagian mesin atau bagian CVT.

Yang membedakan nomor mesin dari NMAX dengan nomor mesin dari skuter matik lainnya adalahnya diletaknya.

NMAX letak nomer mesinnya dekat dengan kipas bagian CVT.

Sedangkan pada motor matik pada umumnya nomor mesin terletak pada bagian ujung CVT.

Nomor rangka dan nomor mesin merupakan kombinasi huruf dan angka, artinya pada bagian radi terdapat sekumpulan huruf dan angka.

Maka dapat disebutkan bahwa sekumpulan huruf dan angka tersebut merupakan nomor rangka dan nomor mesin.

Untuk lebih memastikan lagi, brother bisa melihat nomor mesin dan nomor rangka yang terdapat pada STNK.

Kemana Sumber Rujukan???

Tulisan yang kami buat diunggah pada tanggal 25 Juni 2020, sedangkan tulisan dari M*torpl*s dibuat oleh Erwan dan diedit oleh Indra pada 16 Juli 2020.

Kami yakin bahwa penulis dan editor dari portal berita otomotif tersebut merupakan orang yang berkompeten dan tahu apa yang harus dilakukan ketika mengutip tulisan dari situs lain.

Seperti apa yang tertuang dalam salah satu halaman situs tersebut yang menyebutkan bahwa:

“M*torpl*s didukung jurnalis otomotif dari Group Of magazine (GOM) K*m.3s, berpengalaman dan memiliki reputasi tinggi di industri otomotif Indonesia.”

Kami sendiri sering mengambil beberapa poin pada portal berita otomotif tersebut, namun kami berikan rujukan referensi sebagai feedback-nya.

Lalu kenapa portal berita otomotif tersebut tidak menuliskan rujukan?? Apakah karena kami blogger kecil jadi direndahkan?? Portal berita otomotif tersebut yang kami lihat sering mengutip dan menuliskan sumber rujukannya, lalu kenapa untuk tulisan yang dikutip dari blogger kecil seperti kami tidak diberikan referensi rujukannya?

Satupiston.com Pakai Script Anti Copas

Sekedar informasi saja, satupiston.com menggunakan script anti copas supaya tulisannya tidak dapat disalin. Jadi jika kalian mencoba menyalin isi tulisan pada artikel di satupiston.com maka akan tidak bisa tersalin, namun script anti copas sendiri dapat diakali atau dibuka dengan script lain atau dengan tools pihak ketiga dengan meilihat source atau sumber halaman.

Jadi jikalaupun ada yang membuat artikel serupa dengan tulisan kami, berarti memang sudah diniatkan untuk melakukan rewrite secara manual atau dengan bantuan tools pihak ketiga.

Mengutip Tidak Dilarang

Mengutip artikel dari satupiston.com sendiri tidaklah dilarang, hanya saja memang perlu komunikasi secara kontekstual maupun non-kontekstual.

Kami sendiri sering mengutip dan sering juga memberikan rujukannya. Jikalau pun kami tidak menuliskan sumber rujukan, itu karena si rujukan tidak mau disebutkan namanya (kami juga sering mewawancari mekanik, dan beberapa orang yang sekiranya berkompeten dalam sumber data yang hendak kami cari).

Kasus Serupa Pada Blogger IWB

Portal berita otomotif yang kami sasarkan juga pernah jadi perbincangan hangat karena diduga melakukan tindakan memalukan dengan memotong foto yang ekslusif terdapat pada situs IWB.

Hal yang memalukannya ada saat foto tersebut dipotong pada bagian watermark­-nya dan kemudian ditimpah dengan watermark baru kemudian diakui sebagai foto milik portal berita otomotif tersebut.

Sontak kejadian tersebut membuat IWB geram dan akhirnya pihak portal berita otomotif tersebut meminta maaf dan menampilkan foto asli dari IWB.

Trauma Penulis Dengan Tindakan Copas

Kami tidak begitu pusing dengan aksi copas sampai pada akhirnya salah satu situs kami hancur lebur terkena AGC (Auto Generated Content) oleh beberapa blog lain.

Dulu kami sempat memiliki blog kecil yang isi blognya banyak ditiru bahkan oleh 3 blog sekaligus dan alhasil blog kami terbanting sehingga minim trafik.

Aksi salin yang sedang kita bahas juga sebenarnya membuat posisi artikel kami terbanting dan yang membuat kami terkejut justrul dari “siapa” yang membantingnya.

Intinya rasa kagum dan hormat kami sudah tidak ada pada situs tersebut. Terima kasih saja sudah menemani masa muda kami dengan tabloidnya.
Wassalamu’alaikum.


Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript